Kamis, 21 Juli 2016

Tere liye,sepotong hati yang baru


“Kau tidak harus minta maaf. Meskipun seharusnya kau tahu, sehari setelah kau memutuskan pergi, aku telah membujuk hatiku agar tegar. Tetapi percuma. Menyakitkan. Semua itu membuat sesak. Kalimat itu mungkin benar, ada seseorang dalam hidupmu yang ketika ia pergi, maka ia juga membawa sepotong hatimu. Alysa, kau pergi. Dan kau bahkan membawa lebih dari separuh hatiku.” 
-Tere Liye, Sepotong Hati Yang Baru


"Kau tahu, saat itu akhirnya aku menyadari, aku tidak akan pernah bisa melanjutkan hidup dengan hati yang hanya tersisa separuh. Tidak bisa. Hati itu sudah rusak, tidak utuh lagi. Maka aku memutuskan membuat hati yang baru. Ya, hati yang benar-benar baru.
-Tere Liye, Sepotong Hati Yang Baru

“Cinta bukan sekedar memaafkan. cinta bukan sekedar soal menerima apa adanya. cinta adalah harga diri. cinta adalah rasionalitas sempurna.
Jika kau memahami cinta adalah perasaan irasional, sesuatu yang tidak masuk akal, tidak butuh penjelasan, maka cepat atau lambat, luka itu akan kembali menganga. kau dengan mudah membenarkan apapun yang terjadi di hati, tanpa tahu, tanpa memberikan kesempatan berpikir bahwa itu boleh jadi karena kau tidak mampu mengendalikan perasaan tersebut. tidak lebih, tidak kurang.
Kenangan indah bersamamu akan kembali memenuhi hari-hariku entah hingga kapanpun. Itu Benar. Membuatku sesak. Tapi aku tidak akan membiarkan hidupku kembali dipenuhi harapan hidup bersamamu. Sudah cukup.Biarlah sakit ini menemani hari-hariku.
Biarlah aku menelannya bulat-bulat sambil sempurna menumbuhkan hati yang baru, memperbaiki banyak hal, memperbaiki diri sendiri. Apa pepatah bilang? ah iya, patah hati tetap sombong, patah-hati tetap keren.
-Tere Liye, Sepotong Hati Yang Baru
 
“Ada seseorang dalam hidupmu yang ketika ia pergi, maka ia juga membawa sepotong hatimu.”
-Tere Liye, Sepotong Hati Yang Baru

"Wanita yang bisa membuat kue adalah wanita yang cantik dan baik hatinya. Karena kue yang enak selalu dihasilkan dari proses ketelatenan, kesabaran, dan penuh perasaan. itu kata Mama"
-Tere Liye, Sepotong Hati Yang Baru

"......Karena orang-orang sakit hati lazimnya tidak lagi mencintai kehidupan dunia ini. Ia tidak menginginkan singgasana. Ia tidak menginginkan tumpukan emas. Ia hanya ingin sendiri dengan seluruh luka di hati...."
".....Membuang jauh seluruh kecintaan akan dunia. kesedihan yang terkendali sungguh bisa menjadi kekuatan tiada tara. Kesedihan yang terkendali bisa membuat hati bersih, hati yang siap menerima kabar baik....."
-Tere Liye, Sepotong Hati Yang Baru

"buat apa cinta jika kau tidak percaya padaku. Buat apa sayang jika kau terus berprasangka yang bukan-bukan."
-Tere Liye, Sepotong Hati Yang Baru

"....cinta yang besar, tanpa disertai komitmen dan kepercayaan, maka ia hanya akan menelan diri sendiri."
-Tere Liye, Sepotong Hati Yang Baru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar